Postingan

Menampilkan postingan dengan label UMROH

Langit Merekah di Kota Mekkah

Langit mekah pagi itu begitu mesra, seperti merekah-rekah. Rasanya langit seperti mendekapku erat, berusaha untuk menenangkanku, berusaha untuk mengusap lembut setiap derai air mata yang jatuh. Aku merasakan debar yang sungguh hebat, beginikah rasanya mata menatap nanar bangunan kotak hitam di depan itu?. Ka'bah? Masya Allah... Tidakkah aku sedang bermimpi? And the story begins...  Awalnya kukira orang-orang yang bisa pergi ke Baitullah adalah orang yang mampu secara finansial. Mapan, berkarir keren dengan gaji yang fantastis. Aku tidak terlalu bermimpi untuk segera pergi ke Baitullah dengan alasan keuangan. Bagiku menjadi seorang Amil Zakat adalah karunia tiada tara yang Allah berikan kepadaku. Tidak semua orang diberi kesempatan bekerja di lembaga sosial dengan banyak sekali keberkahan. Bukan materi yang menjadi utama pencapaian namun ridho Allah semata.  Suatu hari aku dan kepala cabang di kantorku berkunjung ke rumah seorang Ustadz yang mengubah cara pand...

Undang Aku Ke Baitullah bersama Ia Yang Tertulis Dalam Lauhul Mahfuzh

Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku. (HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256). Ya Rabbi, berbincang mesra denganMu setidaknya meredakan segenap perasaan rinduku pada Baitullah. Aku tau, engkau maha mengetahui segala hajat-hajatku. Tentu engkau tau betul aku ingin menyempurnakan separuh agamaku, bersama ia yang namanya telah ada di Lauhul Mahfuzh. Entah kapan pertemuan suci itu Engkau wujudkan, kapan mitsaqon galidza itu terlantunkan, aku ingin menjadi penyempurna ketaatan ia yang engkau ridhoi. Aku sangat ingin mengajukan proposal hidupku kepadaMu di Baitullah, bersama ia yang kucintai. Imam dunia akhiratku. Sungguh sangat ingin Ramadhan tahun ini aku pergi umroh bersamanya. Bagiku, akad saja cukup. Engkau yang menjadi saksi dari setiap perjanjian suci, kemudian kami pergi umroh. Melakukan perjalanan yang menggetarkan hati. Bisakah Ya Rabbi? Bisakah engkau kabulkan? Bisakah setiap tetes air mata keinginan ku yang membu...

Keinginan Termegah: Pergi Ke Baitullah Bersama Yang Dicintai

Gambar
Tidak ada keinginan terbesar dan harapan termegah tahun ini selain mengajukan proposal hidup ke Baitullah. Beribadah bersama orang yang dicintai melalui perjalanan umroh. Tidak ada hal yang paling diinginkan tahun ini selain mengiba dengan rintihan doa di depan ka'bah, memohon teramat dalam di Raudhoh dan sholat Sunnah di Hijr Ismail. Tidak ada hal yang sangat diimpikan selain berdoa di Multazam dengan air mata pertaubatan paling syahdu sedunia. Tidak ada hal yang sungguh didambakan selain mencium Hajar Aswad dan mengajukan proposal dunia akhirat kepada Rabb semesta alam langsung di depan ka'bah, bersama ia yang dicintai. Bersama ia yang tertulis di Lauhul Mahfuzh. Bersama ia yang mencintai Allah dan RasulNya, yang sungguh mendambakan pertemuan mesra dengan IllahNya. Ya Robbanaa, undang aku bersama yang kucintai ke Baitullah. Aku ingin berpeluk mesra dengan langitMu yang senantiasa bertasbih mengagungkanMu. Aku ingin berzikir melantunkan asmaMu di Masjid Nabawi yang k...