Aku Berpuisi

Dalam nadi aku berpuisi
Alangkah bahagianya para pujangga
Berselimut lara saja ia bahagia
Tak ubahnya seperti laron kecil menemukan cahaya

Dalam getir aku berpuisi
Alangkah bahagianya para penyair
Bergemuruh duka saja ia tertawa
Tak ubahnya seperti karang yang berderma dengan ombak

Dalam bahagia pun aku berpuisi
Seperti denting piano yang kudengar pagi itu
Bahkan resonansinya sampai ke dasar hati

Seperti puisi hari ini
Berbicara tanpa harus merubah makna
Bermakna tanpa harus merubah kata

Selamat Hari Puisi,
21 Maret 2017
+Ken Ulinnuha 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Tidak Bisa Memilih, Tapi Bisa Memutuskan

Laut tak pernah meninggalkan pantainya :)

Fitrah Based Education [Part 3]: Framework

Ketidakmungkinan Itu Tidak Ada

Hobiku Profesiku atau Profesiku Hobiku?