Palimpsest Barangkali hati adalah palimpsest. Setiap musim datang membawa ejaannya sendiri. Ia menulis, menghapus, lalu menulis kembali seolah segala sesuatu dapat dimulai dari halaman yang bersih. Namun hati bukan kertas. Ia menyimpan apa yang tak lagi terbaca, merawat apa yang tak lagi disebut. Di bawah kalimat-kalimat baru, selalu ada sebuah aksara yang bertahan dengan kesunyian seorang batu. Aku telah menempuh begitu banyak mata angin. Menyaksikan dedaunan berganti warna, mendengar laut mengucapkan namanya dalam bahasa yang tak pernah kupahami, dan melihat waktu mengajari setiap luka cara menyebut dirinya sebagai "masa lalu." Akan tetapi, ada sesuatu yang tak pernah benar-benar menjadi lampau. Ia tidak mengetuk. Ia tidak meminta dikenang. Ia hanya hadir seperti aroma kayu tua di sebuah perpustakaan sunyi— tak terlihat, namun mengubah seluruh udara menjadi ingatan. Barangkali memang demikian cara beberapa hal bertahan. Bukan dengan menolak waktu, melainkan d...
BAB 6 Kota yang Diguyur Hujan, Hati yang Belajar Menjaga "Kadang Allah tidak mengirim seseorang untuk berjalan persis di samping kita. Kadang Dia hanya mengirim seseorang untuk memastikan kita tidak menyerah di tengah jalan." Solo menyambut pagi dengan langit yang membentang bagai kain kelabu yang memudar. Gerimis turun sejak usai Subuh, tipis namun tekun, seperti doa-doa sunyi yang enggan pulang sebelum mengetuk pintu langit. Halaman kampus tempat berlangsungnya Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam Tingkat Nasional mulai dipenuhi mahasiswa dari berbagai universitas. Sebagian sibuk memeriksa kembali slide presentasi dengan bibir yang komat-kamit mengulang kalimat terakhir. Sebagian lain memejamkan mata, menggenggam tasbih kecil atau merapatkan kedua tangan, mencoba menambatkan keberanian di tengah debar yang sulit dijinakkan. Di sudut aula yang remang, Nika duduk seorang diri. Di pangkuannya terletak sebuah map biru yang sudut-sudutnya mulai melengkung. Jemarinya merem...
Masa Pralatih usia 0-7 tahun Penekanan pada permainan imajinasi, banyak menstimulasi sensorik dan motorik anak. Hingga usia 7 tahun anak belum memiliki tanggungjawab moral. Peran orang tua cukup sebagai fasilitator yang mengawasi dan mendokumentasikan anaknya bermain bebas dan spontan. Jadi jangan pusing dan terpenjara dengan jadwal kaku hari ini harus main apa, besok main apa. Fitrah keimanan: Membangkitkan kesadaran Allah sebagai Robb dengan keteladanan, kisah inspiratif dan kepahlawanan, membangkitkan imaji positif terhadap Diri, Allah, Ibadah, Agama. Fitrah Belajar: Membangkitkan logika dasar dan nalar melalui bahasa ibu sehingga sempurna ekspresinya, belajar bersama alam, belajar bersama kehidupan, imaji positif tentang alam, kehidupan dan belajar, belajar dari mencoba. Fitrah Bakat: Membangkitkan kesadaran bakat melalui aktifitas dan wawasan, dan mendokumentasikan aktifitas anak. Masa Pra Aqilbaligh I usia 7-10 tahun Penekanan pada belajar tentang sistem...
Assalammualaykum all readers , Alhamdullilah... Semarang sudah hujan. Allahumma Shoyyiban Naafi'aan :). Seperti biasa, waktu rehat saya gunakan untuk membaca dan menulis. Tak ada diskusi karena Bapak sedang ke luar kota dan adik-adik sedang sibuk dengan pekerjaan mereka. Well , terkadang saya butuh teman diskusi untuk mengutarakan apa yang ada dalam hati dan pikiran saya. Terkadang saya merasa sendiri dan Allah lah sebaik-baik pendengar. Maklum, terlalu rajin membaca buku membuat curiosity saya semakin tinggi terhadap segala ilmu serta rasanya haus sekali dengan knowledge . Belakangan ini saya sedang membaca beberapa buku ber-genre Romance-Self Help or maybe Heart Motivation . Ga bikin baper sih, cuma hati rasanya tergerak untuk lebih santun dan bijaksana terhadap segala hal yang berhubungan dengan hati, Carefully :). Salah satu buku yang membuat saya berderai air mata dan tercengang tak percaya adalah buku Kurniawan Gunadi berjudul Lautan Langit. Sebenarnya buku ini bias...
Assalammualaykum ikhwah fillah, menulis di tengah2 murojaah Dan tadabur Quran hingga muncul ide untuk menulis tema ini. Setiap Manusia, dikaruniai Allah segumpal darah bernama hati. Rasullulah SAW bersabda, " Jika segumpal darah itu baik maka akan baik pula seluruh diri , jika ia rusak maka rusak pula seluruh diri , ketahuilah bahwa segumpal darah itu bernama hati" ( HR.Bukhari). Hadist ini sungguh menjelaskan bahwa penting sekali menjadikan hati kita baik seluruhnya. Lantas apa hubungannya dengan kepekaan hati? Orang2 yang sholeh shalihah, akan diberikan kepekaan hati oleh Allah terhadap segala sesuatu yang akan terjadi pada dirinya. Salah satunya terhadap rejeki. Ada sebuah pengalaman, walau tidak bermaksud menyindir siapapun. Ada 2 orang saudara dekat yang memiliki cita2 sama membahagiakan kluarga mereka msg2. Orang pertama mengatakan bekerja dimanapun tak apa asal memiliki pekerjaan mapan. Orang kedua mengatakan, untuk membahagiakan keluarga bgaimanapu...
Komentar